| — | (via kuntawiaji) |

yang salah yang bikin soal apa yang jawab?
dari rindu SMA
gurunya hrs belajar bahasa indonesia yg baik dan benar dulu nih. :))))
LIFE STARTS HERE
Bagi pemerintah tak kreatif dan imajinatif, ada tiga cara termudah untuk mengatasi defisit anggaran; menaikan harga BBM, berutang ke luar negeri, dan menjual asset.
Soekarno menolak ketiganya. Bahkan Soekarno menggunakan semua hasil ekspor untuk mencicil pembayaran utang peninggalan Belanda.
Soeharto menggunakan dua istrumen; menaikan harga BBM dan mencari pinjaman luar negeri. Akibatnya, negeri ini terus berutang, dan nyaris tak terbayar sampai dua generasi.
Megawati juga menggunakan dua opsi; menaikan harga BBM dan menjual asset, berupa BUMN.
SBY juga menggunakan dua opsi; menaikan harga BBM dan mencari pinjaman untuk membayar bantuan langsung tunai (BLT). Kini, SBY memaksakan kehendaknya menaikan BBM.

